Back

ⓘ Masyarakat adat



                                               

Dewan Adat Nusantara

Lembaga Negara Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia atau lebih kenal sebagai Dewan Adat Nusantara merupakan salah satu asosiasi para sultan dan raja Nusantara dan merupakan asosiasi kerajaan tertua yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia. Asosiasi ini lahir pada tanggal 12 Juli 1912 di Demak Mataram berdasarkan" Trisandhy Gadjah Kencana”, untuk mengkoordinasikan sistem tata kelola dan kesatuan masyarakat adat di Indonesia. Saat ini Dewan Adat Nasional diketuai oleh Bapak Irwanur Latubual yang merupakan raja pulau Buru ke 21.

                                               

Saibatin

Saibatin adalah bermakna satu batin atau memiliki satu junjungan. Sesuai dengan tatanan sosial dalam adat Saibatin, hanya ada satu Sultan dalam setiap generasi kepemimpinan. Karena kedudukan adat hanya dapat diwariskan melalui garis keturunan turun temurun tertua dari garis Ratu. Saibatin memiliki kekhasan dalam hal tatanan masyarakat dan tradisi.

                                               

Muhammad Said Gelar Muda Sengatti

Suku Lampung adalah bangian dari suku bangsa yang memiliki struktur sosial yang jelas sejak jaman dahulu kala. terhukhus masyarakat Sekala Brak suku sebagai unit sosial Adat tertinggi yang terdiri dari 4 Kepaksian dan 83 marga Muhammad said Gelar Batin Muda Sengatti bin Bali Gelar Keliwang Jattan ketutunan lurus dari Sejambak Tuan Said Muhammad Gelar Khadin Penunjuk Sakti Putra Ke-3 dari Umpu Pernong Gelar Sultan Ratu Buay Pernong. Muhammad Said Gelar Muda Senggati bagian dari Marga Kenyangan yang wilayahnya saat ini berada di Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat serta bagian dari perangkat ...

                                               

Gong Gajah Mekhu

Gong Gajah Mekhu ini merupakan simbol gong yang terdapat pada logo Lambang Lampung Gong Gajah Mekhu ini adalah Gong milik dari pada Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Sekala Brak. Gong Gajah Mekhu tersebut berbeda dibandingkan gong lainnya Sekilas bentuknya sama seperti gong pada umumnya. Gong tersebut diperlakukan berbeda dipergunakan khusus pada saat perhelatan adat yang sakral di istana dalam Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak. Gong gajah mekhu dijadikan sebagai benda pusaka Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, karena gong gajah mekhu tersebut di jadikan simbol Peradaban di tanah Lampung. ...

                                               

Eho Orahili, Fanayama, Nias Selatan

Eho Orahili Kecamatan Fanayama Merupakan Salah Satu Desa yang Berada di Wilayah Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Desa Ini Merupakan Desa pemekaran dari Desa Orahili Fau, Desa Eho Orahili diapit oleh dua Desa Yakni Desa Orahili Fau dan Desa Hiligito. Awalnya Desa Ini adalah Desa Orahili Fau, Sekitar Tahun 2012 Desa Orahili Fau mekar Menjadi Tiga Desa Yakni: Orahili Fau induk, Desa Eho Orahili Fau, dan Desa Hiligito Orahili Fau. Saat ini Desa ini masih tetap menjaga solidaritas persatuan di masyarakat walaupun secara administrasi atau Pemerintahan sudah terbagi tiga, akan tetapi se ...

                                               

Tembe Nggoli

Tembe Nggoli merupakan sarung tenun tangan khas Suku Mbojo atau Bima-Dompu yang dibuat dari benang khusus buatan pabrik yang disebut dengan Kafa Nggoli yang memiliki warna-warni yang cerah dan bermotif khas sarung tenun tangan. Tenun Tembe Nggoli salah satu kain tenun mbojo yang sudah dikenal sejak dulu sebagai tenunan khas dari Kerajaan Bima. Kerajaan Bima sendiri merupakan salah satu kerajaan terkenal di Indonesia bagian timur. Penggunaan Tembe Nggoli oleh masyarakat Mbojo Bima-Dompu. Masyarakat Bima-Dompu sering menggunakan Tenun Tembe Nggoli untuk kegiatan Sehari-hari Seperti untuk ber ...

                                               

Tari Tatak Garo-Garo

Tari Tatak Garo-Garo adalah tari yang berasal dari Pakpak Sumatera Utara Masyarakat Pakpak membagi alat musik berdasarkan penyajian dan cara memakainya, dengan memaenkan secara ensamble. esambel ini merupakan kelompok kegiatan musik dengan artian memaenkan musik secara bersamaan dengan menggunakan alat musik yang berbeda dan tidak lupa juga dengan lagu serta penyayi yang membawakan lagu dengan arasemen sederhana, salah satunya merupakan Oning-Oningen, Oning-Oningen ini juga tentunya merupakan ensamble yang sering di pentaskan pada acara adat ini juga sering dipakai sebagai musik pengiring ...

                                               

Bangsawan Armenia

Bangsawan Armenia merupakan sebuah kelas orang-orang yang menikmati hak istimewa tertentu relatif terhadap anggota masyarakat lainnya di bawah hukum dan adat istiadat berbagai rezim Armenia. Pemerintah yang mengakui atau menganugerahkan bangsawan adalah Kerajaan Van, Satrap Armenia, Kerajaan Kuno Armenia, Bagratid Kerajaan Armenia dan Kerajaan Armenia Kilikia. Kerajaan Armenia Vanand, Syunik, dan Lori memiliki sistem kebangsawanan yang mirip dengan Kilikia.

                                               

Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi

Pangeran H. Suhaimi adalah salah satu putra terbaik dari bumi Lampung yang berhasil mengukir tinta emas sebagai pejuang dan abdi negara. Pangeran H. Suhaimi salah satu putera daerah yang meninggalkan jejak pengabdian untuk tanah Lampung, baik selaku abdi masyarakat dalam pemerintahan begitu juga sebagai pejuang dalam pertempuran melawan penjajah. Pangeran H. Suhaimi dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar Lampung. Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian PaksiTentang Pangera H. Suhaimi Gelar Sultan Lelamuda Pangeran Raja Selalau Pemuka A ...

                                               

Khuzaʽa, Khan Yunis

Khuzaa adalah kota Palestina di Kegubernuran Khan Yunis di Jalur Gaza selatan. Menurut Biro Pusat Statistik Palestina, Khuzaa memiliki populasi 9.700 jiwa. Kota Khuzaa berjarak sekitar 500 meter dari Jalur Hijau. Masyarakat sangat membangun struktur suku sehingga banyak keluarga besar seperti Qudayh di Arab: قديح Asraaf Tanah Suci, Alshawaf, Al-Daghmah, Mssabih, Abu Yousef, Abu Mustafa, Abu Tair, Abu Dagga, Abu Tabash, Abu Draz, Abu Mutlaq, Abu Hamed, Abu subha dan Abu Amer. Keluarga umumnya beralih ke adat untuk menyelesaikan perselisihan di antara mereka sendiri.

                                               

Soetan Noeralamsjah

Noeralamsjah lahir di Bonjol, Sumatra Barat pada 21 April 1900. Ia adalah anak pertama dari tujuh bersaudara pasangan Mohammad Rasjad Gelar Maharadja Soetan bin Soetan Leman Palindih. Salah seorang adiknya adalah Soetan Sjahrir, yang kelak menjabat sebagai Perdana Menteri Indonesia pertama. Noeralamsjah sempat mengenyam pendidikan di School tot Opleiding van Indische Artsen STOVIA, kini Kedokteran Universitas Indonesia, tetapi tidak sampai tamat.

Masyarakat adat
                                     

ⓘ Masyarakat adat

Masyarakat adat merupakan istilah umum atau konsep yang dipakai di Indonesia untuk merujuk pada komunitas-komunitas adat hukum yang sudah ada di jaman pendudukan Hindia Belanda pada masa itu. Dalam ilmu hukum dan teori secara formal dikenal Masyarakat Hukum Adat, tetapi dalam perkembangan terakhir, masyarakat asli Indonesia menolak dikelompokkan sedemikian mengingat perihal adat tidak hanya menyangkut hukum, tetapi mencakup segala aspek dan tingkatan kehidupan.

Konsep masyarakat adat atau juga disebut dengan masyarakat hukum adat telah dikembangkan oleh sarjana-sarjana hukum dan ilmu sosial sejak pada masa kolonial Belanda. Masyarakat adat sendiri adalah konsep untuk menunjuk komunitas-komunitas adat rechtsgemeenschappen yang merupakan bagian terbesar dari populasi Hindia Belanda pada masa itu.

                                     

1. Definisi

Menurut sumber lain yang disebut sebagai "masyarakat adat" adalah:

  • Kaum tertindas atau termarginal karena identitas mereka yang berbeda dari indentitas yang dominan di suatu negara atau wilayah.
  • Penduduk asli bahasa Melayu: orang asli;
  • Kaum minoritas; dan
                                     

2. Masyarakat adat adalah masyarakat pribumi

Secara singkat dapat dikatakan bahwa secara praktis dan untuk kepentingan memahami dan memaknai Deklarasi ini di lapangan, maka kata "masyarakat adat" dan "masyarakat/penduduk pribumi" digunakan silih berganti dan mengandung makna yang sama. Pandangan yang sama dikemukakan dalam merangkum konsep orang-orang suku dan populasi/orang-orang asli dari Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB dengan merujuk kepada Konvensi ILO 107 1957 dan 169 1989.

Sem Karoba menyatakan dalam bukunya Papua Menggugat, menerjemahkan Deklarasi Masyarakat Hak Asasi Adat atau Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak Asasi Masyarakat Adat, atau disebut juga Deklarasi Masyarakat Adat menyatakan "secara praktis ternyata mereka yang menyebut dirinya sebagai orang asli atau orang suku menyetujui agar kedua istilah ini digunakan secara sinonim:

Masih ada debat panjang tentang makna kedua istilah secara semantik, normatif, kronologis, politis dan sebagainya, tetapi secara praktis masyarakat yang merasa dirinya sedang ditangani dan dilayani lewat Deklarasi ini mengidentifikasi diri mereka sebagai bumiputra indigenous. Dalam Konvensi ILO dan Deklarasi ini sendiri disebutkan bahwa identifikasi diri sendiri dari masyarakat merupakan kunci dalam menempatkan sebuah entitas sosial sebagai masyarakat adat. Idenfitikasi diri merupakan hak dasar yang dijamin dalam berbagai hukum universal yang sudah berlaku sejak pendirian PBB. Dalam Konvensi ILO No.169 tahun 1986 menyatakan bahwa:

Bangsa, suku, dan masyarakat adat adalah sekelompok orang yang memiliki jejak sejarah dengan masyarakat sebelum masa invasi dan penjajahan, yang berkembang di daerah mereka, menganggap diri mereka beda dengan komunitas lain yang sekarang berada di daerah mereka atau bukan bagian dari komunitas tersebut. Mereka bukan merupakan bagian yang dominan dari masyarakat dan bertekad untuk memelihara, mengembangkan, dan mewariskan daerah leluhur dan identitas etnik mereka kepada generasi selanjutnya; sebagai dasar bagi kelangsungan keberadaan mereka sebagai suatu sukubangsa, sesuai dengan pola budaya, lembaga sosial dan sistem hukum mereka.

                                     

3. Lihat pula

  • Masyarakat adat Banten Kidul
  • Masyarakat adat Distrik Balangan
  • Pribumi
  • Tanah ulayat
  • Masyarakat adat Wanua
  • Masyarakat adat Dayeuhluhur
  • Sistem hukum Indonesia
  • Masyarakat adat Dayak
  • Masyarakat adat Papua
  • Masyarakat adat Bugis
  • Masyarakat adat Negeri Ullath
  • Masyarakat adat Toraja
  • Masyarakat adat Kampung Naga
  • Masyarakat adat Kanekes
  • Politik adat
  • Hukum adat
  • Masyarakat adat Cigugur
                                     

4. Pustaka

  • Surya, Y. Y. 2012. Hak-hak Masyarakat Adat Baduy Sebagai Warga Negara Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. SKRIPSI HUKUM.
  • Susanto, S.J, Budi 2007. Sisi senyap politik bising. Yogyakarta: Kanisius. ISBN 978-979-21-1658-8.
Free and no ads
no need to download or install

Pino - logical board game which is based on tactics and strategy. In general this is a remix of chess, checkers and corners. The game develops imagination, concentration, teaches how to solve tasks, plan their own actions and of course to think logically. It does not matter how much pieces you have, the main thing is how they are placement!

online intellectual game →